Label:

YOYO...??


Sudah pasti Anda tentu tahu yoyo. Yaitu permainan yang terdiri dari sepasang piringan cakram yang diberi seutas tali, dan dapat diputar menuruti kehendak pemainnya. Tapi, dari manakah yoyo berasal?


Meski tidak didukung oleh fakta yang akurat, banyak pihak meyakini bahwa permainan ini berasal dari China kuno. Dalam perkembangannya kemudian yoyo menyebar ke daratan Eropa. Di Yunani sebuah lukisan bertahun 500 SM menunjukkan seorang anak bermain yoyo. Menurut catatan pada masa itu, yoyo terbuat dari kayu, logam dan lempung.

Dari Filipina disebutkan bahwa pada abad ke-16 yoyo digunakan untuk berburu binatang liar dengan cara melemparkannya, hampir mirip dengan cara kerja bumerang. Dan dari Filipina inilah kemungkinan istilah yoyo berasal. Diyakini, yoyo berasal dari bahasa Tagalog yang berarti ‘kembali’.

Sementara itu, dari sebuah lukisan pada masa pemerintahan Raja Louis XVII dari Perancis tahun 1789, juga menunjukkan gambaran seorang anak lelaki bermain yoyo. Di Perancis, saat itu namanya dikenal sebagai ineroyable dan emigrette. Dan pada tahun 1791, permainan ini menular ke Inggris dan di sana disebut sebagai bandalore.

Pada era modern, dua orang warga AS, James L. Haven dan Charles Hettrick tercatat sebagai orang yang mendaftarkan hak paten atas apa yang disebut sebagai ‘…mengembangkan permainan bandalored’ pada tahun 1866. Lantas seorang warga Negara AS berdarah Filipina Pedro Flores pada November 1929 membuat perusahaan yoyo pertama di California, AS. Pada perkembangannya perusahaan tersebut kemudian diambil alih oleh Donald F. Duncan yang kemudian disebut sebagai ‘bapak yoyo modern’.

Di tangan Duncan inilah, yoyo kemudian menyebar secara luas ke seluruh dunia dan menjadi permainan anak-anak hingga dewasa. Pada 12 April 1985, antariksawan Amerika mencoba bermainan yoyo di dalam pesawat ruang angkasa. Hingga saat ini kejuaraan dunia yoyo secara rutin digelar setiap tahun di Orlando, Florida dan diikuti oleh kontestan dari seluruh penjuru dunia.



(Sumber: wikipedia, multiply.com).

0 komentar:

Poskan Komentar