Label:

Khasiat Brokoli dan Bawang Putih Untuk Tubuh Kita

Brokoli

Brokoli adalah salah satu sayuran yang mengandung antioksidan, yang merupakan senyawa untuk menangkal penuaan dini dan juga dapat menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang merupakan penyebab dari penyakit-penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung.
Sayuran yang berasal dari Italia ini mengandung sulforaphane, yang membunuh kuman pengganggu kerja lambung bernama heliobacterpylori.
Kuman ini penyebab utama kasus luka dan kanker lambung.

Selain itu, brokoli bersifat anti acetylcholinesterase yang baik bagi penderita alzheimer. Penelitian di King’s College, London, Inggris, menyatakan, brokoli mempunyai sifat tersebut yang paling kuat dibandingkan sayuran lainnya.
Lantaran mengandung banyak vitamin dan mineral, brokoli dijuluki The Crown Jewel of Nutrition. Brokoli mengandung vitamin A, potasium, folacin, zat besi dan fiber. Setiap 25 gr brokoli mengandung kalsium setara dengan susu.
Julukan brokoli sebagai makanan multi manfaat sepertinya tidak terbantahkan lagi. Sebuah hasil riset terbaru mengungkapkan sayuran brassica ini mengandung nutrien yang berkhasiat bagi kesehatan pernafasan. Para ahli dari Johns Hopkins School of Medicine, Amerika Serikat, melalui risetnya menyatakan sejenis zat dalam brokoli mampu menekan kerusakan sel-sel yang memicu terjadinya penyakit paru-paru serius.  Zat bernama sulforapane ini terbukti mampu meningkatkan konsentrasi protein NRF2 dalam sel paru-paru sekaligus memberikan proteksi bagi sel dari ancaman kerusakan yang disebabkan  toksin atau racun.
Bawang Putih
Bawang putih mengandung zat anti kolesterol yang dikenal dengan istilah ajoene, apabila dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol. Selain itu bawang putih juga dapat membantu meredakan stress, kelemasan dan depresi karena bawang putih ini juga dapat membantu dalam melepaskan serotonin (bahan kimia yang terlibat dalam pengaturan serangkaian suasana hati dan tingkah laku termasuk kecemasan, stress dan kurang tidur.
Dari berbagai sumber


0 komentar:

Poskan Komentar