Label:

Mengapa Wanita Lebih Panjang Umur Daripada Pria?


Dari hasil sensus penduduk yang telah usai beberapa saat lalu, didapati beberapa fakta menarik. Meski tidak didukung oleh data pembukti, beberapa orang mengaku memiliki umur di atas 100 tahun, bahkan ada yang berumur hingga 125 tahun. Menariknya lagi, hampir semua kaum sepuh tersebut adalah wanita. Hal ini tentu sesuai dengan sebuah studi yang menyatakan bahwa memang wanita rata-rata memiliki umur yang lebih panjang daripada kaum pria.

Sebuah penelitian di Amerika menyatakan bahwa angka harapan hidup kaum hawa di sana adalah 79 tahun sedangkan pria 72 tahun. Dari studi tersebut juga didapatkan kenyataan bahwa dari orang-orang yang beruntung mencapai umur di atas 100 tahun sekitar 85 % adalah wanita.

Ada beberapa alasan mengapa wanita memiliki umur lebih panjang. Lelaki secara alami memproduksi hormone esterogen, hormone inilah yang secara alami memicu perilaku agresivitas pria, yang mendorong pria lebih sering mengalami kecelakaan lalu lintas akibat di jalan raya misalnya, atau kekerasan hingga pembunuhan maupun bunuh diri.
Sebaliknya wanita punya hormone esterogen yang berperan meningkatkan system kekebalan tubuh. Esterogen juga memproduksi HDL (alias kolesterol baik) yang berguna untuk kesehatan jantung. Selain itu pada saat menstruasi wanita juga mengeluarkan hormone estradiol, yang dapat membuat jantung lebih kuat. Sementara pada pria yang berumur 18-70 tahun ternyata kemampuan jantungnya terus mengalami penurunan fungsi hingga 20-25 %.

Selain itu, lelaki juga lebih banyak yang menjadi pecandu rokok dan alcohol daripada wanita. Perilaku yang tidak sehat tersebut tentu saja beresiko mengundang banyak penyakit, seperti gangguan jantung atau kanker yang ujungnya adalah maut.

Masih ada lagi perilaku pria yang kurang menguntungkan dibandingkan wanita. Karena secara fisik lebih perkasa daripada wanita, pria banyak yang mengandalkan kekuatan tubuhnya dalam bekerja, dengan menjadi pekerja kasar yang menguras tenaga. Hal ini dipercaya membuat pria lebih cepat drop daripada wanita. Selain itu pria cenderung abai dengan tubuhnya, sedangkan wanita lebih cepat perduli dengan tindakan preventif jika ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya.

Wanita juga terbiasa merawat dan menjaga tubuhnya sebagai bagian dari kecantikannya. Wanita terbiasa dengan pola makan teratur, diet dan makan dengan hati-hati. Sedang pria hanya sedikit yang mau menjaga makannya. Akibatnya lebih banyak pria yang terkena penyakit akbat makan yang ngawut itu.

Memang hidup dan matinya manusia ada di tangan Tuhan, namun tidak ada salahnya bagi wanita untuk bersyukur, sebab Anda akan lebih lama berada di dunia ini! (sumber: time.com; menshealth.com).

0 komentar:

Poskan Komentar