Label:

Komentar Bieber yang Menuai Protes

Penyanyi pop Justin Bieber menuai protes dari pengguna Facebook karena komentarnya di buku tamu Museum Anne Frank di Amsterdam, Belanda.

Bieber, yang datang ke Anne Frank House bersama rombongan pada Jumat (12/4/2013), menulis bahwa dia berharap, korban Holocaust itu
kalau masih hidupbisa menjadi anggota "Belieber", sebutan untuk penggemarnya.

"Benar-benar menginspirasi datang kemari. Anne gadis hebat. Semoga dia menjadi Belieber," tulis laman Facebook museum tersebut pada Sabtu, mengutip kata-kata sang bintang.

Menurut akun Facebook museum, Bieber melihat-lihat di sana selama satu jam sementara para penggemar menunggu di luar, berharap bisa melihat idolanya 
sekilas.

Ribuan pengguna situs jejaring sosial itu menuliskan komentar bernada protes terhadap kata-kata yang ditulis Bieber.

"Anne Frank 
Belieber? Itu hal paling egois yang pernah saya dengar," tulis Tania Saez Pinto, salah seorang pengguna Facebook, seperti yang dikutip dari Reuters.



"Saya rasa dia (Frank) cukup pintar untuk tidak membeli karya-karyanya," kata pengguna lainnya, Menachem Rephun, dalam laman itu.

Tidak hanya pengguna jejaring sosial, media juga turut memberikan suaranya terhadap bintang pop asal Kanada berusia 19 tahun itu.

Scott Simon, pembawa acara "Weekend Edition Saturday" dari National Public Radio berkicau di Twitter, "Anne pasti hanya menertawakannya secara bijak."

Anne Frank adalah seorang Yahudi yang menjadi korban Holocaust. Ia meninggal saat berusia 15 tahun di kamp konsentrasi Bergen-Belsen tahun 1945.

Catatan harian Frank dijadikan buku dan beredar untuk kali pertama pada tahun 1947. Buku itu berisi kehilangan dan pengalamannya saat ia dan keluarganya hidup dalam persembunyian.

Namun, tidak semua menyudutkan Bieber. Beberapa orang di media menyebut Bieber cukup perhatian dengan mengunjungi rumah tempat keluarga Anne Frank bersembunyi. 

Museum pun tidak mengkritik komentar Bieber tersebut ketika menuliskannya di Facebook.

Juru bicara Anne Frank House, Annemarie Bekker, mengatakan bahwa museum hanya "sedikit kewalahan" dengan reaksi negatif terhadap pernyataan Bieber itu.

"Dia berusia 19 tahun dan berusaha untuk datang dan melihat museum, itu yang ingin kami tunjukkan. Saya rasa tidak masalah dengan apa yang ia tulis," katanya.


sumber

0 komentar:

Poskan Komentar