Label:

Hacker Curi 90.000 Alamat Email Militer AS


Kelompok peretas (hacker) berhasil mendapatkan puluhan ribu alamat email militer AS dari perusahaan teknologi militer, Booz Allen Hamilton (BAH). Alamat email ini kemudian disebarkan di internet, membuatnya rentan akan serangan hacker lain.

Menurut harian 
The Telegraph, 12 Juli 2011, kelompok Hacker Anonymous, berhasil mencuri 90.000 alamat email dan password dari sistem jaringan BAH pada Senin. Sebanyak 53.000 di antaranya memiliki nama domain .mil yang berarti agen militer.

Nama-nama pemilik alamat email itu disebar di internet. Dikhawatirkan email yang bocor mudah dikirimi perangkat lunak pembobol maupun sistem penghancur jaringan. Menurut Anup Ghosh, pendiri perusahaan keamanan Invincea, para hacker dapat mengirimkan email berisikan perintah klik dengan ajakan yang menggoda.

"Biasanya sebanyak 20 persen penerima akan meng-kliknya jika dapat email yang dirancang dengan bagus," kata Ghosh.

Selain mencuri data email dan password, kelompok Anonymous juga menghapus sebanyak empat giga data milik BAH. Mereka menyebur serangan ini "Pencairan Militer Senin". Kelompok Anonymous mengatakan mereka dengan mudah menyusup ke dalam jaringan karena sistem keamanan BAH yang payah.

"Kami memasuki server jaringan mereka yang memang tidak memiliki pengamanan yang efektif," kata kelompok ini dalam pernyataannya.

BAH adalah perusahaan penyedia teknologi militer bagi AS. Di antaranya adalah keamanan dunia maya bagi militer dan intelijen. menanggapi serangan ini, Kementerian Pertahanan AS langsung melakukan koordinasi dengan para mitranya.
"Kami menyadari adanya insiden dan tengah berkoordinasi dengan mitra keamanan kami," kata juru bicara Kemhan AS. 
vivanews.com

0 komentar:

Posting Komentar